Film ini menghadirkan kisah kelam tentang cinta, ambisi, dan balas dendam yang dibalut teror ilmu hitam. Suzzanna adalah perempuan berhati lembut yang hidup sederhana bersama ayahnya.
Ia dicintai oleh Bisman, penguasa desa yang dikenal kejam dan haus kekuasaan. Namun cinta Bisman tak pernah benar-benar tulus. Ambisinya untuk berkuasa justru mendorongnya melakukan tindakan keji.
Demi menyingkirkan halangan, Bisman tega menyantet ayah Suzzanna hingga meninggal dunia. Kehilangan sosok paling berarti dalam hidupnya membuat dunia Suzzanna runtuh seketika.
Duka mendalam itu berubah menjadi amarah, dan dari sanalah benih dendam mulai tumbuh. Demi membalas perbuatan Bisman, Suzzanna nekat mempelajari ilmu santet, jalan gelap yang perlahan mengikis sisi kemanusiaannya.
Namun saat rencana balas dendam dijalankan, Suzzanna menyadari bahwa kekuatan Bisman jauh lebih besar dan berbahaya dari yang ia bayangkan. Di tengah pusaran dendam itu, hadir Pramuja, pria saleh yang membawa ketenangan dalam hidup Suzzanna.
Tanpa mengetahui masa lalu dan rahasia kelam Suzzanna, Pramuja jatuh cinta dengan ketulusannya. Hubungan ini membuat Suzzanna berada di persimpangan sulit. Ia harus memilih antara menuntaskan dendam yang telah menyeretnya ke kegelapan, atau melepaskan segalanya demi cinta dan kesempatan hidup yang lebih bersih.
Film ini menyuguhkan konflik batin yang kuat, di mana setiap pilihan memiliki konsekuensi, dan dosa seolah melahirkan dosa-dosa baru yang tak mudah dihapus.