Bekasi Timur Jadi Pengingat: Pemerintah Gagal Memberikan Perlindungan Berlapis Kepada Rakyatnya

Jakarta, musicotobiz.com – Road Safety Association (RSA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kecelakaan perkeretaapian di wilayah Bekasi Timur. Peristiwa ini kembali menunjukkan pola yang berulang dalam tata kelola keselamatan transportasi di Indonesia, di mana respons negara menguat setelah kejadian menjadi perhatian publik, namun belum konsisten dalam menjalankan pendekatan sistemik yang sebenarnya telah dimiliki. Melalui Peraturan Presiden…

Jakarta, musicotobiz.com – Road Safety Association (RSA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kecelakaan perkeretaapian di wilayah Bekasi Timur. Peristiwa ini kembali menunjukkan pola yang berulang dalam tata kelola keselamatan transportasi di Indonesia, di mana respons negara menguat setelah kejadian menjadi perhatian publik, namun belum konsisten dalam menjalankan pendekatan sistemik yang sebenarnya telah dimiliki.

Melalui Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2022, pemerintah telah menetapkan kerangka Safe System Approach dengan pembagian tanggung jawab yang jelas. Pilar 1 (manajemen keselamatan) berada di bawah koordinasi Kementerian PPN/Bappenas, Pilar 2 (jalan berkeselamatan) di bawah Kementerian PUPR bersama pemerintah daerah, Pilar 3 (kendaraan berkeselamatan) di bawah Kementerian Perhubungan, Pilar 4 (perilaku pengguna jalan) di bawah Korlantas POLRI, serta Pilar 5 (penanganan korban) di bawah Kementerian Kesehatan dengan dukungan Jasa Raharja.

Di sisi lain, pengaturan perlintasan sebidang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 serta diperkuat melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018, yang menegaskan bahwa tanggung jawab keselamatan pada perlintasan merupakan tanggung jawab bersama antara penyelenggara jalan, penyelenggara perkeretaapian, serta pemerintah pusat dan daerah.

RSA menilai bahwa Indonesia tidak kekurangan regulasi maupun pembagian kewenangan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa sistem yang seharusnya memberikan perlindungan berlapis kepada masyarakat belum berjalan sebagaimana mestinya. Perlintasan sebidang, sebagai titik temu berbagai kewenangan, seharusnya menjadi prioritas pengamanan berlapis. Ketika hal ini tidak terjadi, maka yang muncul adalah kegagalan sistem, bukan sekadar kesalahan individu.

“Kejadian ini harus dilihat sebagai kegagalan dalam menghadirkan perlindungan berlapis kepada masyarakat. Safe System Approach mengajarkan bahwa manusia pasti bisa melakukan kesalahan, sehingga sistemlah yang harus memastikan kesalahan tersebut tidak berujung fatal,” ujar perwakilan RSA.

RSA juga mencermati bahwa setiap kejadian besar kerap diikuti oleh peningkatan aktivitas, kunjungan pejabat, dan pernyataan publik yang bersifat reaktif. Momentum ini sering kali menjadi ruang pencitraan bagi berbagai pihak, namun tidak selalu diikuti dengan konsistensi implementasi kebijakan dalam jangka panjang.

RSA menegaskan bahwa kehadiran negara dalam situasi krisis adalah hal yang penting. Namun yang lebih krusial adalah memastikan bahwa sistem keselamatan bekerja sebelum kejadian terjadi, bukan hanya setelahnya. Koordinasi lintas sektor harus menjadi mekanisme kerja yang berjalan setiap saat, bukan hanya respons insidental terhadap tragedi.

Dengan adanya Perpres Nomor 1 Tahun 2022, serta dukungan UU Nomor 23 Tahun 2007 dan Permenhub Nomor 94 Tahun 2018, RSA menilai bahwa fondasi kebijakan nasional sudah cukup kuat. Oleh karena itu, yang dibutuhkan saat ini adalah kemauan dan konsistensi dalam menjalankan koordinasi lintas sektor secara nyata.

RSA mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan peristiwa ini sebagai momentum perbaikan sistem yang berkelanjutan, bukan sekadar respons jangka pendek.

Keselamatan lalu lintas bukan hanya soal respons terhadap kejadian, tetapi tentang kemampuan sistem untuk mencegah kejadian tersebut. Di situlah ukuran sesungguhnya dari kehadiran negara.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

About the Author

Passion sama musik dan humanisme. Penulis yang masih belajar dan berkeinginan membuat buku best seller terus punya mobil BMW seri terbaru.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports